Bahan-bahan Alami untuk Penurun Panas Bayi Tanpa Perlu ke Dokter

Bahan-bahan Alami untuk Penurun Panas Bayi Tanpa Perlu ke Dokter

Katika bayi sedang demam, tentu orang tua pasti akan bingung dan buru-buru pergi ke dokter untuk meminta obat penurun panasnya. Padahal ada cara lain lagi tanpa harus ke dokter dan ampuh sebagai penurun panas bayi secara alami. Ya, kamu bisa menurunkan panasnya dengan memakai bahan-bahan herbal yang gampang kamu temukan di rumah atau pasar.

Penggunaan bahan herbal ini menjadi alternatif lain untuk menurunkan demam anak karena terlalu banyak mengkonsumsi obat rumah sakit, tentu bisa berakibat buruk untuk fungsi organnya. Obat herbal memang sudah dipakai dari sejak dulu dan memang sudah terbukti ampuh menyembuhkan demam tanpa pergi ke dokter.

Berikut bahan herbal untuk penurun panas bayi yang efektif menyembuhkan dan gampang ditemukan.

  1. Bawang merah

Bawang merah selalu dipakai sebagai bumbu dasar untuk memasak. Tapi kamu juga bisa menggunakannya untuk menurunkan demam buah hati kamu. Dari orang-orang zaman dulu, bawang merah selalu dipercaya mampu menurunkan demam secara efektif. Kamu bisa melumatkannya dulu dan baluri tubuh bayi kamu saat tidur.

Minyak atsiri, sikloaliin metilaliin, kuersetin, serta floroglusin menjadi kandungan yang ampuh menyembuhkan demam. Jadi, saat bayi mulai demam, kamu baluri saja tubuhnya dengan lumatan bawang merah yang sudah dicampurkan dengan minyak kelapa atau minyak kayu putih. Gunakan dengan teratur agar panasnya cepat turun.

  1. Kunyit

Kunyit juga menjadi bumbu dapur yang sering dipakai untuk menyembuhkan demam pada bayi dan anak-anak. Sama-sama memiliki kandungan minyak atsiri, kunyit juga mempunyai kandungan lainnya yang berfungsi melawan demam bayi, yakni turmeron, curcumin, dan zingiberen. Ketiga kandungan itu berfungsi untuk anti inflamasi, anti bakteri, dan anti oksidan.

Parut saja 1 ruas jari kunyit dan campur air panas dengan takaran setengah gelas. Kalau sudah dingin, kamu ambil sarinya dengan memerasnya. Gunakan sarinya untuk dikonsumsi bayi kamu.

  1. Temulawak

Temulawak sering dijadikan minuman hangat oleh orang-orang dewasa. Tapi bisa juga dipakai sebagai pereda demam bayi. Kandungan germacrene, aplha betha curcumena serta zanthorrhizol menjadi kandungan untuk antibiotik dan anti inflamasi.

Cara membuat herbal ini sangat gampang. Parut saja 1 ruas temulawak dan campur dengan 1/2 air gelas. Aduk sampai rata dan saring. Berikan langsung ke buah hati kamu sari-sarinya karena ampuh menurunkan panasnya. Kamu bisa berikan tambahan madu kalau anak kamu sudah berumur di atas 1 tahun.

  1. Sambiloto

Mungkin orang-orang masa sekarang asing dengan tanaman herbal yang satu ini. Padahal, tanaman ini sangat efektif sebagai penurun panas bayi. Hal itu juga diklaim oleh pakar kesehatan dari Thailand pada tahun 1991 di mana sambiloto bisa sama fungsinya seperti parasetamol kalau mengkonsumsinya sebanyak 6 gram sehari.

Cara membuat ramuan ini sangat gampang. Keringkan dulu daun sambilotonya dan rebus di air mendidih. Tambahkan juga umbi kunyit yang sudah kering ke  dalamnya. Kalau sudah tersisa cukup sedikit, saring airnya dan berikan pada bayi kamu saat dingin. Berikan 3 kali sehari agar bisa mendapatkan khasiatnya dengan cepat.

  1. Pegagan

Tanaman pegagan dikenal juga dengan daun kaki kuda. Bentuknya yang unik seperti kipas ginjal dan cukup gampang ditemukan. Selain menurunkan demam pada bayi kamu, tanaman ini juga bisa memperkuat jaringan tubuh dan menyejukkan tubuh bayi kamu.

Caranya adalah rebus daun pegagan di air 2 gelas sampai tersisa 1 gelas saja. Setelah itu, bagi menjadi 3 kali minum sisa airnya itu. Berikan saat dingin agar bisa diminum bayi kamu.

Kalau demamnya tidak terlalu parah, kamu bisa memberikan obat penurun panas bayi alami di atas. Tapi kalau sudah terlalu parah dan tidak turun-turun selama 2 hari, sebaiknya bawa segera ke dokter.